Kenapa ya?

Kenapa ya, kalo seseorang jadi sukses baru orang lain akan mengakui keberadaan dia...
Tapi di saat dia lagi di bawah, masih mencoba untuk mencapai lebih baik, orang memandang dia sebelah mata.


Kenapa ya, disaat orang senang, semua orang akan mengerubungi dia bagai semut yang menyerbu gula...
Tapi di saat dia susah, orang akan menjauhi dia bagaikan bau bangkai di taman.


Kenapa ya, orang suka menjatuhkan kompetisinya, karena perasaan terintimidasi dan tersaingi mereka berani melakukan apa saja agar dia bisa jadi yang utama...

Kenapa ya, orang itu tidak pernah ada yang memberikan bantuan dengan tulus...
Orang pasti mengatakan, "Dulu dia itu SAYA yang bantu, dia itu dulu BUKAN APA-APA." Dan saat orang itu berada di atas, yang telah membantunya bukannya merasa senang akan perubahan itu malah merasa iri dengan pencapaiannya.


Makanya, cari orang yang bisa lo percaya, mungkin bisa keitung jari. Tapi emang cuma beberapa orang doang yang bisa back-up lo dalam segala situasi atau kondisi, karena ga semua yang kelihatan dari luar itu mereka yang sebenernya.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My Epiphany

Entah berapa liter air mata yang udah jatuh ke bumi selama sebulan terakhir. Sulit rasanya untuk tersenyum diatas hal-hal yang bisanya memberimu berbagai macam alasan untuk menangis. Tiba-tiba sesuatu mengingatkanku.

"Orang yang menabur dengan air mata akan menuai dengan sorak sorai."

Lalu aku melihat ke atas. Aku tahu Dia lihat. Mana? Katanya ada?

Tiba-tiba penglihatanku teralihkan oleh sebuah botol. Botol minum itu terlihat normal. Ga ada tanda-tanda yang membuat botol itu beda dari botol lainnya. Aku genggam, aku mulai melihat-lihat botol itu. Lalu mataku terpaku pada tulisan, "Dari mata air pegunungan..."

Mata air. Sumber daripada air yang ada di botol ini.

Mata air. Air mata.
Sekilas terlihat serupa, tapi dua arti yang sangat berbeda.

Akupun masih terdiam. Lalu pikiran kosong itu berubah menjadi renungan. Seakan ada seember air dingin yang menyiram hatiku. Aku bodoh. Aku tahu Dia pasti kecewa dengan apa yang aku pikirkan saat itu. Bahkan mengapa aku mempertanyakan hal itu dari awal, aku telah lupa, aku tak tahu. Dia bahkan bisa merubah air mata menjadi mata air kehidupan... Dan aku meragukan itu.

Aku bukan orang yang religius. Aku masih berbuat dosa, namun itu bukan hal yang aku banggakan dari diriku. Aku mau belajar untuk selalu jadi lebih baik. Aku bukan contoh orang dengan hidup yang sempurna. Aku bukan mencoba untuk mengada-ngada tapi memang segala segi kehidupanku ini hanya sebatas anugrah. Akupun bisa melangkah ke depan (atau menyeret diriku kesana), itupun semua hanya karena anugrah. Aku bisa hidup di dunia inipun sebuah anugrah yang tak bisa tergambarkan dengan kata-kata. Kalau orang masih bisa mengeluh di balik segala kenyamanan yang mereka punya, aku hanya bisa berterima kasih atas nafas yang kuhirup tiap harinya.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DUFAAAAANNN!!!

Yeay! Ini dia post yang sudah lama tertunda. Post tentang DUFAAAN! Jadi pagi-pagi gua, Je dan Titin jemput Chacha di kampusnya yaitu IBII, plus ketemuan bareng Idot dan Wibi disana. Sekalian juga beli lunch murah meriah di kantin kampus buat di bawa ke Dufan, karena kalian tau lah ya betapa mahal dan *ehem* gak enaknya makanan di sekitar Ancol/dalem Dufan. Abis itu kita jemput Maria dan langsung menuju ke Ancol. Jadi selama bulan puasa Dufan ngadain promo diskon 50%, dengan bawa brosur promo nya pas pembelian tiket masuk Dufan. Nah tapi bodohnya, tu brosur tuh ketinggalan di mobil Titin, karena kita cuma di drop sama supirnya Titin, alhasil kita minta tolong Pak Supir balik lagi cuma buat anterin brosur deh. Setelah ambil brosur, kita masuk Ancol and ketemuan sama Tata alias Berta! :)

Oke, so kebodohan kedua adalah kita ga ngecek dulu Dufan buka jam berapa. Kita udah sampe jam 11an, dan ternyata Dufan buka jam setengah 2, jadi kita memutuskan untuk ke pantai dan makan siang dulu. Sambil bercanda tawa, saling tukar menukar cerita bodoh, dan ngocol-ngocolan ga penting tapi jatohnya asik aja ;) Beli minum di depan A&W tapi ngotorin mejanya bekas makanan yang tadinya dibeli di kantin kampus IBII, dasar manusia-manusia gak tau diri...

Kiri-Kanan: Maria, Me, Jason, Titin, Wibi, Berta, Idot

Akirnya masuk juga ke Dufan, pamer dulu dooong cap Dufan-nya :p Hahaha! Untung ga gitu rame, jadinya ga perlu ngantri sana sini.

Kiri-Kanan: Wibi, Titin, Gue, Maria, Chacha, Berta
Chacha and Me

Oke, jadi permainan pertama yang kita maenin sebagai pemanasan adalah Gajah Beledug. (Beledug? Apa Beleduk? Ya, yang itu lah...) Sungguh menyedihkan, memang, melihat umur kita yang gak muda lagi. Dan lebih gatau dirinya lagi, karena ga gitu rame, tiap orang mendominasi semua gajah-gajah tersebut dengan menaikki satu gajah per orang.

Di Gajah Beledug

Onto the next ride! Yakk, kali ini kita langsung nagih ke yang lebih nantangin! Kalo tadi level beginner, kita langsung loncat ke level advanced nya-- Histeria. Kalo di foto berikut kita keliatan hepi-hepi, pas gua pegang jantungnya semua berdebaran siap keluar dari tenggorokkan.

Kiri-Kanan: Berta, Maria, Me, Idot, Chacha, Jason, Titin

Permainan berikutnya juga gak kalah nantangin. Power Surge a.k.a. Kicir-kicir. Ini pertama kalinya buat gua dan kakak gua, Jason, naik permainan ini. Kita mah sok-sok berani aja, tapi kita hajar bleh aja. And the feeling was sensational.


Setelah itu kita ngadem di Istana Boneka. Kita, termasuk gue, preman banget deh. Kita naik ke tempat display boneka nya, cuma buat foto-foto. Jangan dicontoh ya, guys :p

This is so worth all the rule-breaking moment :p
Just outside istana boneka with Titin :)

Abis itu kita ke rumah kaca, jadul banget, I know, tapi kayaknya rugi aja kalo gak mainin semua nya. Dan setelah berapa kali kesasar (Bikin malu, walopun udah berkali-kali tetep aja ga afal), akirnya kita keluar juga. Dan inilah hasil foto kita yang mau sok-sok an kayak lagi dugem :p Mau sok terlihat bandel tapi tampang alim dan cupu emang gak bisa boong. Mana megangnya Aqua pula, bikin malu -________-"

Kiri-kanan: Idot, Wibi, Jason, Titin, Me

Abis itu lanjut ke permainan yang udah deket sana, Niagara. Rencananya mau gantian biar bisa ada yang ambilin foto, jadi segerombolan meninggalkan Titin dan Wibi (ehem) berduaan, biar nanti bisa gantian dan mereka bisa naik berdua, tapi ternyata pas udah mau giliran Titin dan Wibi malah mau maintenance Niagara-nya. Alhasil mereka gak main deeeh... Nasib :p

Satu boat bareng Berta dan Idot serta 2 orang asing lainnya. Thank you Titin untuk foto super keren ini!!! :D

Lalu beralihlah kita ke halilintar. Walopun udah berapa kali main, tetep aja tegang tiap kali lagi baris. Secara gua tau banget mainan Indo maintenance-nya pasti kan masih kalah dibanding Disneyland atau Six Flags, apalagi gambaran film Final Destination masih terngiang-ngiang di kepala gua. Tapi, ah, sudahlah. Baca doa aja selagi dijalan... Mana pas mau naik mendung pula, makin buat deg-degan. Aaaaa.....

Kiri-kanan: Jason, Me, Maria, Titin, Chacha, Idot, Berta

Hari makin mendung, but that doesn't stop us from playing other rides! Akirnya kita ke arung jeram, dan super sepi banget. Takdir ternyata menginginkan gua menjadi korban yang paling basah, dan semuanya ketagihan, akirnya kita main lagi deh. Ternyata Dufan punya cara baru untuk ngeruk kantong kita, yaitu dengan menjual hasil foto kita pas kita lagi main di wahana tersebut. Dulu setau gua cuma ada di Halilintar, ehhhhh kok sekarang ada di semua wahana ya??? Karena lumayan bagus hasil fotonya, kita cetak deeeh. Muahaaal. 30 ribu buat 1 foto doang. Tapi kan memory nya priceless (auw auw auww, kalian boleh tabokkin saya sekarang...)

Kiri-kanan: Jason, Me, Berta, Maria, Chacha, Idot, Wibi

...dasar pemeras uang para pengunjung (remas-remas kertas brosur promo Dufan)

Setelah ujan-ujanan di Arung Jeram, nasib mengharuskan kita lebih basah-basahan, yaitu kita semua keujanan dan akirnya kita bergegas ke McDonald. Setelah ganti baju, makan, dan tunggu ujan reda, kita ke permainan 3D yang baru yaitu "Journey to the Center of the Earth".

At McDonald's
Kiri-kanan: Wibi, Chacha, Berta, Me, Jason, Maria, Idot

Setelah itu kita masih nagih Histeria, alhasil kita main lagi, sampe DUA KALI lagi, tapi sensasi nya tetep sama kayak pas pertama main. Udah gitu, Berta kan sempet bertukar pikiran sama gua, jadi dia bilang pas ditarik naik itu lebih ngeri daripada turun. Tapi gua mempertahankan pendapat gua kalo turun itu sensasinya lebih nyeremin daripada pas naik. Lalu kita buktikan di putaran kedua. Jadi pas ditarik ke atas Berta sempet mikir, "Ah, udah nih, bagian seremnya udah lewat." Eh tapi pas bagian turun langsung berasa, nyessssssssssss!!! Dan pas turun untuk ngantri buat yang ketiga kalinya, Berta curhat deh kalo ternyata emang pas turun itu lebih ngeri daripada pas naik.


Kiri-kanan: Me, Titin, Chacha, dan Berta dengan muka baca mantra

Kalo ditanya, puas gak ke Dufan nya? Puas banget! Ga rugi banget hari itu. Tapi sayangnya Kora-Kora lagi maintenance. Begitu pula Tornado. Ehem, walopun Tornado gak maintenance gak yakin juga sih gua berani nyobain hahaha!


Oh iya, foto terakir, couple of the day dong dong donggggg ;p Gak (ehhhhh salah, belom...) officially jadian sih, cuma cocok kaaan??? YA KAAAN? BILANG COCOK GAK!!! (oke, dikasih deh sekali lagi nabok gue...)


Sekian dulu dari jalan-jalan bareng si Domba. Lain kali ikutan yaaaaa ;)



Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Berubah...

Bisa dibilang beberapa bulan terakhir merupakan pengalaman-pengalaman yang paling gak bisa dilupain dalam sejarah hidup gua. Lebay, tapi emang bener. Salah satunya event IIMS, dimana gua terlibat untuk bawa nama Mercedes Benz. (Find out about the lowdown here: In A Blink Of An Eye) Dan cukup aneh untuk mendapat laporan dari orang-orang yang kasitau hal-hal yang gak kedengeran 'biasa' buat gua. Seperti contohnya kemaren, temen gua ada yang tiba-tiba ngirim foto gua sedang berpose di sebelah mobil Mercy itu, dan dia tanya, "Nad, ini lo kan? Tau ga, ini masa display picture BBM temen bokap gua!" Dan gua langsung spontan kaget abis! Jadi dispic BBM om-om? Hadoh! Lalu temen gua tersebut gua suruh save image BBM nya temen bokapnya lalu dikirim ke gua, dan ini dia ternyata hasilnya...


Aduh, kok bisa jadi display picture-nya? Bikin malu!!! :$
Ya sudah lah, gua pikir, tuntutan kerjaan.


Ada lagi tiba-tiba om gua datengin gua. "De, om baca koran kaget loh tiba-tiba ada foto dede!" Gua respon dengan senyam senyum agak aneh. Mungkin kalo ada cowo liat muka gua saat itu agak ilfeel kayaknya. Gua ga suka liat diri gua terpampang dimanapun, apa kabar gua nonton film yang ada gua nya ya??? (Imajinasi lagi!)

Gua baru dari Dufan dooong! Lagi pada puasa sepi banget dah! Jadi pengen kesana lagi! (ga mungkin juga sih) Pergi ke Dufan membuat gua sadar kalo gua punya temen-temen paling gila sedunia! Dan gua sangat bersyukur punya temen-temen yang nerima gua apa adanya, tanpa liat atau nuntut ini itu.

Gua akan post tentang serunya Dufan in the next post! So, stay tune ayt :) Entah disini atau di yang It's A Happily Ever After After All, pokoknya terus blogwalking aja :D Or follow my Twitter to get updates :)

Gua merasa hari-hari ini lagi masa-masa penentuan. Yang pasti gua yakin Tuhan lagi coba bukain jalan satu-satu :) Sekarang lagi dalam proses 'making my dreams come true'. Eh, gua sangat merekomendastikan buku karangan Joel Osteen! Itu sangat menguatkan abis-abisan :) Bukan buku baru, emang, tapi gua baca ini udah ada ke-sekian kalinya, tapi tetep aja selalu dapet pencerahan baru! Highly recommended ;)



Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cape 3-|

'Kok bisa sih Nad, boong banget, mana mungkin sih lu ga laku'
'Ah, pasti lo nya pemilih banget ya Nad sampe ga pernah sama sekali'
'Gila parah banget, emang lo ga suka cowo?'


Yakk, begitu lah kira-kira komentar orang yang tau kalo gua gak pernah jadian. Sebenernya gua sedikit bosen denger respon yang begitu-begitu aja. Disbelief. Selalu begitu.

Gua santai banget kok orangnya, tapi dengan tekanan sana sini yang terlalu gede, kadang gua mikir sendiri kenapa juga ya gua ga jadian-jadian? Gua mungkin bukan tipe yang gampang cinta sama orang, tapi tentu aja gua tipe cewe normal yang masih suka cowo . Tapi gua juga bukan tipe yang buat-buat target, kalo nanti umur segini baru mau jadian, atau apa lah. Gua teramat sangat go with the flow!

Ya boong banget lah kalo gua bilang ga penasaran gimana rasanya jadian, tentu ada keingintahuan yang terpendam untuk jadian. Tapi belom ketemu yang klik di hati gimana dong? Ada yang klik di hati tapi dia gak suka, masa harus gua geret-geret dan paksa pacaran sama gua? Ada yang klik di hati, tapi beda keyakinan, itu lebih gak mungkin gua paksain.

Jadi sekarang gua lagi enjoy banget sama segala hal yang ada di depan mata gua. Nothing forced, nothing fake. Cuma jadi diri sendiri aja. If I found my prince along the way, then let Your will be done, Lord :)


Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Emosi.

Memang sulit untuk dikendalikan, namun mudah untuk dipermainkan. Terkadang sulit untuk membaca apa yang diinginkan hati saat emosi berbicara. Karena ga semua yang keliatan itu adalah apa yang hati inginkan. Kadang harus ada kompromi, antara hati dan emosi. Untuk menutupi yang hati rasakan, emosi pun turun tangan. Batin terkadang tersiksa-- melihat keinginan hati tak terkatakan. Tapi harga diri ga boleh jadi taruhan.

Apa deh, Nad, malem-malem emo banget?

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Di tengah keramaian aku berdiri...
Sendiri...
Bahkan dalam kebisingan, aku termenung...
Terlalu banyak yang aku pendam, terlampau besar yang telah terbendung... 
Dan tak satu pun terungkap... 
Bahkan di saat aku tersenyumpun tersirat luka, di balik tawa terlukis duka... 
Tak satu orangpun yang tahu... 
Bahkan banyak pertanyaan yang tak bisa ku jawab di kalbu... 
Semua masih misteri bagiku, semua ini masih asing adanya... 
Aku masih menunggu, namun tak tahu apa yang harus ku tunggu... 
Di saat aku terdiam, semua tampak terburu-buru, namun semestinya tak begitu... 
Sekarang hentikan semuanya, aku menyerah... 
Semua ini tak mau berhenti, namun aku sudah lelah...

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketawa Keluar Keras (L.O.L)

Liat betapa anehnya bahasa Inggris di translate ke Indonesia... Beberapa kata emang harusnya ga usah di ganggu gugat, and just leave it that way, karena beberapa expression atau pribahasa atau bahkan lelucon bisa kehilangan arti sebenarnya karena penerjemahan tersebut. 


Speaking of jokes, gua mau share sedikit tentang comedians favorit gua, dan lucunya lagi semua comedians favorit gua terdiri dari wanita semua ;) 

Jadi ini dia komedian favorit versi gua: 

1. Fitri Tropica 

Entah kenapa banyak orang ngerasa dia lebay, karena gua ngerasa dia kocak banget! Apa lagi Jason (my older brother) bilang dulu dia nora, pas pertama kali dia muncul jadi "understudy" (baca: pengganti di saat orang utamanya gak bisa hadir) nya si Olga di Ceriwis bawain segmen Diana Dalam Berita, gua sukaaa banget denger jokes yang dia buat, udah gitu dari cara ngomong Inggrisnya, gua tau dia pasti konsumen setia TV kabel! Yang gua demen juga dia selalu bawain jokes yang fresh dan gak garing, apalagi dari cara dia gaul sama orang-orang Trans, bisa dibilang dia pinter nyesuain dirinya ke orang di sekitarnya :) 

2. Asri Welas 

Cantik-cantik agak rada-rada. Itu mungkin yang bisa ngejelasin sifat si cewe satu ini. Gua suka banget sama dia gara-gara gua nontonin Sinden Gosip. Dia itu super kocak disitu, selalu jadi yang paling gila, dan gak malu-malu sama sekali! Sampe Trans give her her own show, Ngulik, which I'm also a fan of! Dia itu selalu ga tau malu dalem mempermalukan artis-artis lain. Just like any good comedians, she always come up with the funniest, most fresh jokes ever! Bisa ngakak-ngakak dan terlihat autis gua kalo nontonin dia ;) 


3. Nycta Gina, a.k.a Jeng Kellin 

Cuma dimulai dari segmen kecil di Sketsa, akirnya Jeng Kellin sampe punya talk show sendiri! Dari dulu pas liat show yang pertama kali ngenalin kita ke sosok kocak Jeng Kellin ini, gua udah paling menanti-nanti segmen dia itu pokoknya. Yang gua demen adalah, dengan figur asli seorang mahasiswa yang ambil bidang kedokteran, dia gak takut untuk kasi liat sisi gila nya dia, or as we all know, her super hilarious alter ego-- Jeng Kellin! 


Jadi, kalo kalian mau ketawa ngakak, you know who to look for ;) 



Salam cinta dari Si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perkenalkan...


...pacar saya :]






 
Tapi boong :p 

Pas liat dia di TV dan bilang ke nyokap kalo gua kepincut alisnya, dia langsung protes. Padahal mah niat saya ikhlas, cuma pengen cukur alisnya doang. Bagus sih (gua punya obsesi aneh sama alis yang bener-bener bagus dan compliment the eyes. Kemaren aja liat abang tukang jualan es kelapa muda yang beralis tebal, riflek gua langsung memiringkan kepala ke samping dan langsung senyam senyum sendiri, serasa scene terpesona di sinetron-sinetron gitu...)

Kata nyokap, "Pokoknya jangan sama pembalap. Semua pembalap itu playboy, De. Jadi jangan sampe sama 
pembalap nanti." 

Eh, eh, serius banget dah. 

Gua suka heran kadang. Ya memang maksud orang tua itu baik, suruh kita jangan melakukan kesalahan yang sama, tapi gak adil ya gak sih kalo semua di sama ratain kayak gitu? Kayak mak nya Julia Perez bilang suruh JuPe jangan sama Gaston (Ya ampun, Tuhan... Ganteng ajib, berilah hambaMu kekuatan)... eh ketauan dehhh konsumen gosip sejati ... ya pokoknya intinya JuPe gak boleh sama Gaston karena pemain bola di cap penakluk banyak wanita. Ya gak bisa gitu juga sih, si Beckham tuh, ajibbbbb..... Kapan ada cowo  kayak gitu lagi??? Ganteng, sayang istri anak, berbakat, au auuuuuuuu aku mau :( 

Jadi ya opini jangan di samain dengan fakta. Karena gak semua opini itu fakta, tapi kalo fakta udah bukan opini namanya (apa sih Nad, bingung deh...) Jangan biarkan suatu kesalahan membuat elo takut sama kesalahan yang baru, tapi belajar untuk ambil hikmah dari kesalahan lo, ya! 


Salam cinta dari Si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pasrah

Sekarang tubuh sudah mulai melemas, otak terlalu lelah. Terlalu banyak tekanan. Satu-satunya orang yang bisa membuat ini semua berakhir hanya bisa melihat dari kejauhan, bicara tanpa keinginan untuk membuat semua menjadi lebih baik. Dan akupun terdiam...

Ah, ah, kan, emo lagi deh, Nad... 

Minggu ini, jujur, berat. Banyak dilemma yang dialemin, tapi bukan dilemma yang biasa aja, ini udah dilemma kelas berat, bisa dibilang penentu hidup dan mati. Jadi maunya gimana, apa, dan dimana??? 

AAAAARRRGGGGGHHH :(:(:(

Bukannya mau pesimis juga, tapi di saat-saat seperti ini adalah saat paling sulit melihat titik terang dalam segala sesuatu, dan jujur bikin gua jadi males mau ngapa-ngapain. Inspirasi gak ada, pencerahan boro-boro. 

Apalagi kontes Clean and Clear. Mari saya buang jauh-jauh ke laut.

*Cuuuuuu.....* (melayang di udara)
*Jederrrrr...* (sampai ke permukaan bumi) 

Udah lah, selesaiin aja blog nya, Nad. Gak guna. 

Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cho... Cho... CHOKYYY

Oke, mungkin standar yang gua liat pada cowo gak tinggi, lebih kurang gua suka gampang kepincut sama yang alisnya tebel, ato yang mukanya lucu kayak Mischa Chandrawinata, cuma itu memang gua akuin sangat muluk, tapi emang udah ada rasa suka dari sananya semenjak pertama liat, apalagi pas denger dia kalo pas ngomong cadel, AH lucu abis!

Tapi dari semua artis Indo, gua paling prefer sih si Choky Sitohang. Ya mungkin alisnya gak tebel kayak yang biasa bikin gua klepek-klepek, tapi dia udah ganteng, lucu, dalem Tuhan, berpenghasilan stabil, WUAWUAWUAAA!!! Kurang apa coba ;p

Apalagi pas denger mau merit, hati gua langsung bunyi "Kretek... Kretek..."
Kenapa gak nungguin gua??? Kenapa, oh, kenapa???!!!

Mungkin dia bukan bawain acara TV paling keren atau hip yang ditonton temen-temen gua, tapi gua rela dipanggil alay sekalipun cuma buat liatin si Choky berjam-jam *HWAAA*

Apalagi kemaren itu di game show yang dia bawain ada kontestan yang namanya Nadia, dan setiap kali gua denger dia manggil nama Nadia atau Nad gua pasti senyum-senyum sendiri! Contohnya, "Ayo, Nad, giliran kamu," "Ya! Nadia, kamu berhasil masuk ke babak selanjutnya." Ahhhhh masih senyam senyum sampe sekarang! Sampe nyokap bilang, "Aduhhh, ngarep amat sih, De??? Udah mau nikah juga! Kalah cepet sih!" Gua sampe doain dia dari belakang layar TV biar yang namanya Nadia itu bisa menang dan ngarepin si Nadia dapet pelukkan dari Choky! Sampe-sampe teriak, "Ayo, Nad! Peluklah dia untuk semua Nadia di dunia yang tidak sempat merasakannya!" (hahahahaha kalo liat yang gantengan dikit suka hyper) Walopun yang dimaksud bukan semua Nadia di dunia, cuma Nadia yang ini doang, tapi ya sudah lah, apa daya, ia tak bisa ku dapat.

Pengen ikut game show nya, sadar diri kalo gua gak tau judul-judul lagu. Apalagi liat dia depan mata, bisa agak kejang-kejang, dikirain kesetrum sama bel yang di depan gua, padahal cuma kena percikan-percikan cinta dari si Choky ;) Au au.
Udah ah, daripada ngautis sendiri, mending kita langsung aja ke iklan.

Yaak! Seperti yang kalian tau, saya sedang mencoba peruntungan di Clean & Clear, walaupun jiper liat yang lain udah 2000an tapi saya tidak putus harap :p Jadi terus vote tiap hari sampai tanggal 31 Mei ya! Sehari bisa sekali loh, jadi teruslah vote gua :D:D:D

Ini link nya:


Karena ini bawa-bawa nama 'negara', jadi gua akan sangat seneng banget kalo bisa mengharumkan nama bangsa *ciah*. Gua sih sadar gak bisa bawa golok atau kapak buat lawan Belanda, cuma sifat kepahlawanannya harus tetep diperjuangkan dong ;) Keep on voting :)



Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertama mau ikutan sih karena iseng, tapi pas liat yang lain udah dapet vote lebih dari 1000 rada jiper juga, tapi ya, iseng-iseng lah :) Lucunya adalah ini tuh keputusan mendadak dan kita cuma foto-foto jam 2 pagi! Hahahahaha!




Vote buat kita yaaa :)
Kalian bisa vote tiap hari sekali sampai 30 Mei. Jadi kalau kalian punya Twitter atau account Facebook, tolong edarin ke temen-temen ya ;)


P.S: Sekarang link nya lg agak error, tapi gua rasa itu akan bener nanti sore atau malam, coba terus aja yaaa :D



Salam cinta dari Si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jujur Aja, Lah...

Gua suka heran. Kadang cowo complain tentang cewe, kalo cewe itu susah dimengerti. Tapi apakah cowo tau yang dirasain cewe juga sama seperti yang cowo rasakan?

Ya emang gak semua cewe atau cowo bisa dengan gampangnya ngungkapin apa yang ada di dalam hati atau pikirannya, tapi gak bisa ngungkapin dan gak mau ngungkapin itu jelas dua hal berbeda kan??? Ngerti gak sih? Kok lu gak ngerti sih? Kenapa bisa gak ngerti? Apa lagi sih yang lo gak ngertiin? Yang mana, yang mana?????!!!!!

Oke gua akan stop sebelum terlihat seperti orang bipolar.

Tapi kan gua bukan Romi Rafael yang bisa masuk ke dalam pikiran cowo dan tau persis kemana hubungan ini akan berjalan, kadang gua butuh tuh cowo untuk secara lantang dan tegas kasitau kalo ini akan berjalan kesini atau kesana, atau diam di tempat, ato hormat grak. Kadang sinyal-sinyal yang diberikan kurang jelas, atau gua salah baca tanda-tanda nya, gua gak bisa cuma nebak-nebak doang.

Ada yang cuma bawaannya bercanda-bercanda doang, tapi ujungnya marah karena gua gak anggep serius. Hellooooooo??? Gimana gua bisa tau lu serius kalo selama ini kita cuma bisa ketawa ketiwi dan gak pernah ngomongin hal serius?? Ada yang gua anggap serius karena dia selalu serius tapi ujungnya dia malah bilang selama ini dia bercanda.

Argh!!! Apa sih mau cowo sebenernya??? Bisa gak sih bawa spanduk gede-gede kasitau apa yang sebenernya lo inginin?

Jadi lain kali mending langsung terus terang daripada gua cap cip cup atau itung kancing.



Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Es Kubik (S3- Suka Stress Sendiri)

Ga tau apa ada yang salah sama gua ato emang udah gini ya dari sananya?

Akir-akir ini lagi banyak pikiran banget sampe susah tidur. Banyak banget pikiran deh bener akir-akir ini, tapi emang karna mikirin ke depan itu ada yang super nyenengin dan ada yang super bikin gak bisa tidur sih. Itulah kenapa gua jadikan blogging sebagai outlet gua untuk numpahin segala sesuatu, kalo gak gua mungkin bisa setengah gak waras sekarang. Mumpung masih 'anget,' blog aja dulu tiap hari sebelum nanti gak bisa ada waktu lagi.

Heran kadang kenapa gua ini gampang banget suka stress sendiri. Contohnya aja nih ya, gua kan suka maen Bomberman di PSP, dan kadang kalo kalah tuh gua bisa ngomel-ngomel sambil maen, bisa dibilang kan itu rada gak penting, tapi tetep aja suka ngoceh.

Jujur, gua emang sangat gak bisa main video games, otak dan tangan gua suka gak sinkron, dan itulah yang membuat gua frustrasi kadang-kadang.

Contoh lain adalah, dulu kalo pelajaran Mat itu kan gua paling demen tuh, dan gua inget banget, kalo dikasih PR tuh temen gua sering banget nyontek sama gua. Ya gua sih ngasih-ngasih aja, tapi ternyata yang ngeselinnya adalah tuh guru ngasih nilai lebih tinggi ke temen gua daripada gua, dan bedanya itu jauh, padahal jawaban kita sama semua! Dia 9 lebih, gua cuma 7. Kurang banyak, Bu, ngorupsi nilai saya! Tuh guru kan cewe, dan emang dia rada gimana sama temen cowo gua yang suka nyontek ini. Terus dengan mata setengah berlinang gua datengin dia bawa kertas gua, "Ini kan aku bener, kok disalahin?!?" Tapi sayangnya tuh guru batu dan gak mau nambahin nilai gua. Nangis lah gua di perjalanan pulang.

Kalo lu pernah satu kelas sama gua pasti lu tau betapa kompetitifnya gua dalam hal pelajaran, itulah salah satu hal yang paling suka gua stress-in. Tapi gua suka stress-in hal kecil macem grammar inggris sih, yang sebenernya kalo dipikir-pikir gak gitu penting, tapi kalo gua salah itu pasti gua gedeknya setengah mampus. Emang gua gak terlalu ngasih liat, tapi asli, dalemnya itu lagi pergumulan wahahhahaha

Gua gak perfeksionis, tapi gua rasa sangatlah penting untuk jadi yang terbaik dalam segala sesuatu, ato kadang kalo semua perasaan lagi memuncak dalam hal yang sama dan udah gak terbendung, itu pasti stress-nya bawaannya nangis.

Kayak waktu itu, gua lagi ikut lomba modeling di daerah Senayan. Ceritanya jam 11 kan gua udah sampe, gua ditemenin sama nyokap. Pas gua dateng, disana baru ada 2 cewe.

Jadi, jumlahnya ada berapa cewe, anak-anak??

Yak, betul, ada 3 cewe termasuk gua, seharusnya itu ada 20 cewe ceritanya. Gak heran juga sih gua, secara jam orang Indonesia terbuat dari karet semua. Akirnya beberapa jam kemudian baru pada mulai berdatangan. Sampe kira-kira jumlahnya ada 15 orang, mereka mulai bagi kita jadi beberapa grup. Akirnya di koreografiin buat catwalk-nya, dan gua itu dimasukkin ke grup ke-3 dari 4 grup, satu grup-nya 5 orang. Gua pegang nomer 12 kalo gak salah inget. Dan dari 15 cewe itu, ada satu yang SKSD banget, mending kalo friendly, ini tuh sok asik, ngegelayut-gelayut layaknya kera sama gua. Jadi risih dong gua, karena gua itu gak gitu suka sama orang yang sok-sok deket yang lebay kayak gitu. Nah, pas kita semua lagi fitting, kita dikasih pilihan wardrobe yang boleh kita mix-match sendiri, gua udah pegang beberapa outfit dan gua lagi coba-coba, terus tuh cewe yang SKSD ini nyeletuk, "Ih, aneh deh lo pake itu, bla bla bla," terus ada yang ngomong di belakang dia, "Ah, engga kok, bagus," nah terus pas gua lagi coba yang lain, 'dengan sopannya' dia ngambil yang gua pake itu dan dia langsung ngomong ke stylist-nya kalo dia mau pake yang gua pake tadi. Gua langsung, deg. Wah gila. Apa-apaan tuh cewe.

Yaudah lah, fur, gua pikir.

Nah, terus pas udah di backstage, dia ngeluh-ngeluh terus kalo dia itu grogi, dia teriak-teriakkan di kuping gua ampe gua setengah mo budeg, dan apesnya lagi, dia itu pas di belakang gua posisinya, nomer 13 (kaenya gak perlu gua tulis nama ni buronan). Dan gua kan sebelum naik ke panggung bilang ke grup gua, "Latian dulu, yuk," terus ni cewe yang sok asik bilang, "Ah gak usah lah, udah bisa kok, udah afal koreo-nya," yaudah lah, gua sih nyantai aja, gua tuh ngajak untung ulang lagi latian bukan karena gua gak afal, tapi gua kan pengen make sure pas jalan grup itu bagus.

Ok, show-time! Jadi gini 'rute'nya, pertama itu jalan grup barengan, terus kita semua berdiri sebaris dan satu-satu maju. Kebayang lah ya gimana. Dan pas jalan grup, gila, cuma ada satu kata yang bisa describe, ancur! Ni cewe udah jalan didepan gua, yang mestinya ada di samping kanan gua, dan dia nutupin gua jalan! Terus pas jalan sendiri-sendiri paling minta gua dorong dari stage, orang bukan giliran dia, pas giliran gua malah dia jalan depan gua lagi. Sumpah tuh cewe bener-bener minta gua sengkat.

Pokoknya intinya gua yang terlihat seperti idiot dan dia ngancurin semua deh. Sayangnya tuh juri-juri kan gaktau siapa yang salah, dan karena gua yang dipermaluin, keliatannya gua aja terus yang salah. Resenya lagi yang paling gak bisa gua ridho-in, dia yang menang. Tu acara tuh selesai jam setengah sebelas malem, dan nyokap gua sendirian duduk nungguin gua.

Pas di jalan pulang, langsung lah gua broke down and nangis-nangis. Gua ngerasa gak enak banget sama nyokap karena gua ngerasa ngecewain dia karena dia udah nungguin gua lama banget, padahal sih dia gak ngomong apa-apa, gua aja yang berasa sendiri. Nyokap gua juga notice kenapa tuh cewe nyolot banget, menyabotase panggungnya, soalnya nyokap gua liat pas semua latian kan. Tapi ya udah lah, dia bilang suruh ikhlasin. Sampe sekarang sih kalo gua ketemu tuh cewe mungkin gua gak bakal bisa santai. Tapi ya nasib, gua juga mau marah buat apa sekarang? Gua percaya banget kalo ada sesuatu yang bukan buat elo, ada sesuatu yang jauh lebih baik di masa depan, percaya deh :)



Salam cinta dari si Domba Betina

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Introducing, Si Domba Betinaaa!!!

Ya, gua ini bisa dibilang hampir kayak Fiona yang di Shrek. Kalo lo mungkin udah tau gue tuh punya blog di Damsel In Distress , sekarang gue buat satu lagi yang merupakan alter ego si damsel tersebut. Kalo Fiona berubah jadi ogre di malam hari, gue berubah jadi domba di malam hari. (loh?)

(Hahaha, ga juga sih, serem aje.)

Jujur, gua cuma pengen ngebedain blog gua dalam bahasa Indo dan bahasa Inggris sih sebenarnya. Dan gua mikir mikir dan mikir, kira-kira nama apa yang catchy dan lucu ya, tiba-tiba kepikir nama ini. Maaf buat yang gak ngerti atau yang mikir ini jayus. Gua ngerasa blog gua yang di Damsel In Distress itu buat posts yang lebih penting atau mungkin bisa dibilang ngomongin topik yang lebih 'dalem,' gua pengen buat ini sebagai salah satu pelampiasan sisi otak gua yang lainnya yang penuh dengan kreasi-kreasi dan ide ngaco aja. Jadi dalam topik pertama gua pengen ngomongin masalah teman.

(pasang muka serius)


Test.. Test.. 123..
(Ngiiiing, ngiiing, ngiiiiing...)

Mungkin untuk beberapa orang yang beruntung, mereka akan menemukan teman yang jauh lebih baik daripada sodara sendiri. Tapi disisi lain, seorang temen yang nuntut elo untuk menjadi seseorang yang bukan lo banget berarti gak pantes jadi temen lo. Klise banget emang, kalo gua harus bilangin lagi temen seharusnya terima lo apa adanya. Tapi gua sendiri ngalemin, kadang gua mencoba sekeras tenaga untuk fit in, tapi apa sebenernya fitting in kalo lu gak bebas jadi diri lo?

Temen baik bukan seseorang yang punya banyak kesamaan sama lo, temen yang baik itu nerima lo karena semua perbedaan elo. Karena temenan bukan masalah dua orang yang sama yang menjalin persahabatan, bikin aja orang kloningan kalo begitu, temenan itu harusnya dua orang berbeda jadi satu (bukan berarti disatukan dalam ikatan tali pernikahan).

Ya intinya gitu lah, lo seharusnya bisa bedain temen mana yang bener ada buat lo dalam seneng maupun susah, jadi stop making excuses for your so-called friends kalo mereka gak bisa terima lo apa adanya.

Gua lagi niat banget nih edit-in blog gua. Tapi ini belom seperti yang gua inginkan sih, tapi gua suka banget layout nya! Bener-bener gambarin keinginan gua yang paling dalam untuk keliling dunia. Kalau ada yang mau mendanai, hubungi saya yaaa :)



Salam cinta dari Si Domba Betina :)

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS