nadiASK

Dear Kak Nadia, uhm aku mau curhat. Boleh? Jadi gini, aku punya pacar tapi aku ngerasa dalam hubungan ini, aku lebih banyak bergerak daripada dia. Seakan aku ngelakuin apapun, dia cuma liat dan cukup tau aja. Aku ngerasa, aku udh melangkah jauh di depan dia, tapi dia masih stay di tempat. Harus gimana kak? :( udah capek sebenernya sama keadaan kaya gini. But, my love for him is too big so i just can't let him go. Help me!


-via doubleclickandyepme


Boleh kok, kenapa ga boleh curhat hihi:3 Hmm, ada baiknya kamu belajar lebih sabar untuk ngingetin dia. Cowo pasti selalu butuh kita ingetin biar bisa sejajar sama kita, seperti yang kita mau. Nah, yang mesti kamu inget, cowo ga akan pernah bisa tau apa mau kita dan baca pikiran kita. Yang pastinya harus selalu kamu pelajarin dari sebuah hubungan adalah membuat dua kepala dengan dua pendapat dan pendirian berbeda menemukan titik komprominya. Hubungan akan selalu melelahkan kalo cuma satu pihak yang mempertahankan. Coba diajak pihak satunya lagi biar hubungan bertahan;)

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cinta Kan Membawamu Kembali

Mohon tinggal sejenak. Lupakanlah waktu. Temani air mataku.

Lagi seneng banget nyanyiin Cinta Kan Membawamu (Kembali Disini). Gue kangen bokap gue. Pengen dipeluk terus dikelitikkin sampe habis nafas gue, serasa setengah mau mati. Aneh sih, gue udah bertahun-tahun hidup tanpa kehadirannya tapi tiba-tiba kangen aja. Hal-hal yang bisa buat gue bingung dan mengernyitkan dahi adalah betapa orang-orang ga mensyukuri apa yang mereka punya. Keluarga, lengkap, kebutuhan, lengkap, tapi buat mereka masih aja kurang. Coba lihat orang-orang setiap hari yang terdiagnosa kanker, atau AIDS, atau stroke. Atau orang-orang yang ga tau mau makan apa, yang ga tau besok mau tinggal dimana. Coba deh liat kesananya. Kalo punya rumah, syukurin apa yang ada. Punya papa mama, syukurin karena ga selamanya. Bisa sekolah dan kuliah, tekadkan sampe selesai. Semua itu terjadi karena anugerah, jadi coba sadari semua sebelum ga ada.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Boy (Toy) Story

Inspired by one of Disney's best, Toy Story.

Hari ini entah kenapa, gue keinget sama cerita jadul-nya Disney, Toy Story. It is one of my favorites, such a classic, it's an irony compared to cartoons these days. Tapi gue nge-post ini bukan untuk ngebahas kartun tersebut. Gue yakin udah banyak orang yang ga asing sama kartun ini, dan lewat film tersebut, gue menemukan teori baru tentang berhubungan.

Pernah ga sih, lo pengen banget beli sesuatu, tapi pas udah beli, rasanya ya biasa aja? Ga se-spesial saat lo mengidam-idamkannya. Bahkan mungkin tersirat rasa menyesal setelah membeli barang tersebut. Mungkin karena sadar kalo kita ga butuh-butuh amat, atau mungkin merasa barang itu ga sebagus yang lo kira saat lo belum memilikinya. Itu sangat manusiawi menurut gue. Saat belum memiliki sesuatu, barang itu tentu terlihat jauh lebih menarik dari sebelum jadi hak milik.

Waktu Andy memiliki Woody, Woody merasa dia mainan paling beruntung sedunia. Walaupun banyak mainan yang sepertinya, dia merasa berbeda dari mainan lainnya. Ada yang tau ga kenapa? It's simple, dia spesial karena ada cap nama 'Andy' dibawah sepatu boots-nya. Then along came Buzz. Yang pahit bagi Woody adalah dia tau kalo Buzz lebih menarik dari dirinya. Lebih bisa ini itu, lebih baru. Bahkan Woody sempat merasa minder karena tangan yang terbuat dari kainnya itu robek. Ia berpikir kalo Andy tidak akan mengingininya seperti pertama kali. That's the thing about relationships, just like toys, new ones will always seem more attractive. Tapi satu hal yang ga bisa dengan gampangnya lo lupakan adalah siapa yang ada buat lo saat seneng dan susah, apakah si dia yang baru inikah? Yang jadi penyemangat hari lo, yang jadi sahabat saat lo butuh. Yang tau cerita-cerita lo yang gak pernah lo ceritain ke siapa-siapa.

Semua manusia pasti pernah ada di titik dimana mereka merasa kesepian. Bukan sendirian loh ya, tapi kesepian. Itu dua hal yang jauh berbeda. Sampai akhirnya mereka menemukan seseorang yang buat mereka merasa nyaman, ujungnya jadi membangun suatu hubungan. Hubungan itu bukan sekedar sering mention-mention an yang manis-manis di Twitter, atau pengakuan lewat status Facebook. Bukan cuma posting-an menye di blog atau Tumblr. Bukan juga quote atau lirik lagu yang ngingetin sama pasangan lo. Hubungan itu ketika dua jiwa saling menyatu dan cintanya tak lekang oleh waktu. Hubungan yang dibangun dari kejujuran, keikhlasan, sampai tujuan meraih masa depan. Menurut gue hubungan yang sehat adalah ketika mereka sadar kalau tanpa pasangannya mereka tidak akan menjadi orang yang lebih baik. Sama seperti mainan, wajar aja dan pasti ada rasa bosan, jenuh bahkan mungkin di titik pengen cari baru. Tapi hubungan itu bukanlah sesuatu yang kalau rusak, langsung ganti baru. Sama seperti mainan, kalo rusak dan masih bisa diperbaiki, kenapa engga? Relationship is not fun and games, it's about making through the good and bad, ending up with the same last names.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Si Pemimpi

Pernah ga sih lo merasakan hidup lo akan berubah? Lo bangun setiap pagi, dan ga ada yang berubah banyak... Bau sarapan yang lagi dimasak masih tercium dari kamar, suara nyokap lagi bebenah, denger kakak nyanyi-nyanyi pake gitar. Come to think of it, nothing changes much. Tapi gue tau gue bangun karena suatu alasan dan tujuan. Kayak hidup ini ga cuma gue yang hidup, gue hidup buat sesuatu yang besar, lagi disiapin buat sesuatu yang besar. Seperti seseorang yang gue kenal.

Dia anak bungsu dari beberapa bersaudara, tapi saudara-saudaranya menolak dia, bahkan membuangnya dari keluarganya. Kenapa mereka membencinya? Because of his dreams. Dan dia gak langsung mencapai mimpinya karena dia disingkirkan, tapi tau dia mulai darimana? Dari nol, dari bukan apa-apa. Akhirnya di masa mudanya, dia cuma jadi pesuruh, bahkan saat dia bekerja secara jujur dan rajin, dia masih di fitnah oleh istri atasannya. Karena satu dan lain hal, akhirnya dia harus masuk penjara. Karena
personality-nya yang lovable dan hatinya yang mulia, atasan penjaranya pun menjadikan dia sebagai seseorang yang dipercaya walaupun di penjara. Karena talentanya yang unik dan hatinya yang baik, akhirnya pimpinan negara itu menjadikan dia orang kepercayaannya. Mungkin kelihatan kayak cerita yang dibikin-bikin, tapi percaya ga percaya, ini terjadi sama Yusuf, si pemimpi. Bahkan keluarganya sendiripun, tempat awal keberadaannya di bumi, ga mendukung dia. Tapi mimpinya ga berubah, dan tau apa juga yang ga berubah? Rencana Tuhan buat hidupnya.

Kapan sih terakhir kali lo bermimpi? Bahkan sesuatu yang kelihatannya jauh dan ga mungkin banget? Menurut lo, mungkin ga Steve Jobs langsung jadi atasan yang disegani di Apple? Pasti ga kan? Pasti semua dimulai dari ide yang dikira orang gila. Coba dia dengerin kata orang, mungkin kita ga bisa menikmati iPod, iPhone, Macbook, dan lain-lain. Ide kreatif dan gila seorang Steve Jobs membuat dia menjadi salah satu Executive Producer di film Toy Story. Guess what? He's adopted. Imagine how adopted kids can be. Their mental stability, their emotional reactions, pasti beda sama seseorang yang dilahirkan di keluarga biologisnya.

The thing about dreams are, you don't have the map to get there, but there is a big picture of how it's going to be. Ya mungkin lo mikir, what does she know? She is in no place where she can say these statements. Maybe you're right. But maybe, you're just in the right place where I'll prove you wrong.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS