Thumbs Up

"I have a habit. Bad habit, my mom says. I say, a gift."

Yang namanya penulis, paling 'ngena' kalo ngeliat tulisan. Saat buka website orang ini dan statement pertama yang gue baca adalah kalimat di atas, it literally inspired me to write a blog about this person.

Ga biasa-biasanya gue nge-blog soal artis Indo. Bukannya karena ga ada yang oke (Oke, fine, honestly I really think ga ada yang oke), tapi jarang banget ada yang menurut gue level of intelligence-nya itu pantes dijadiin public figure. Like a decent celebrity that can be a good example, for instance. People need someone to look up to, and kenapa negara Indo ga pernah beres dari dulu-- walaupun, ngomongnya banyak kemajuan and everything, well to me, the way I see it, is that the people- the role model that we're suppose to be admiring and follow- have not really qualified to make us a better population. I mean, apa ya, taste of music-wise, level of soap opera-wise, takes my breath away sometimes. And I mean it not in a good way, really. Well, uh, I can't really elaborate, but you get the picture.

Tapi ada satu seleb yang menurut gue sangat pantes dijadiin tolak ukur "bener engga"-nya artis Indo. Gue pertama liat dia di film layar lebar, ternyata dia punya relasi sama seseorang, I can't remember who and I can't be bothered to find out either, yang pasti someone with power (of course) or major links, to say the least. So, I thought, "Ah, another rich kid trying to be famous like the others; no talent, just relation with power, yada yada yada." But! I was proven wrong. I came across her personal blog a few years ago and thought to myself, "Wow, her brain is really... Something." Her english was outstanding, and yes, people with advanced skill of writing turns me on. She's a girl, I'm straight, so I meant that in a less provocative way, of course. Then I saw her ability to write music, followed her on Twitter and see her witty Tweets, it kinda hit me that maybe she's more than just a pretty face.

Dan bener banget, ternyata Sherina Munaf emang bukan sekedar seseorang yang jual tampang atau karena "link," she's really something, alright. Belom lama ini gue iseng baca website dia dan ternyata dia lagi kerjain satu project, it's called Thumbalip, I don't really know what but I'm excited to see her next move. She's definitely someone I would want to work with in the future, her brain is just... Too worthy and precious to be stranded on a country like Indonesia. It's no wonder why she is one of the few celebrities in Indonesia that has her account verified on Twitter (Talk about 2 million followers!). She is one of the, if not the only, celebrity in Indonesia that deserves a thumbs up. Artis Indo yang lainnya? Jari tengah aja.


...just kidding;)

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Runs In The Blood

Dari subuh di Twitter udah rame banget, jadi biar ikut meramaikan, gue mau ucapin: Selamat Hari Pahlawan! Kayaknya ga afdol banget kalo ga ngangkat satu tokoh yang dijadiin panutan di Hari Pahlawan ini. Jadi, siapakah kira-kira yang akan gue sebarin aib dan gue bocorin tentang keanehan-keanehannya? Yak, kehormatan tersebut gue berikan kepada sepupu cantik gue... Christina Jennifer Setiawan a.k.a @HeiHeiCJ.

Kecilnya aja udah keliatan ye... *keliatan ape?*

Beda 2 tahun tapi banyak orang mengira kita kembar. Yap, ga sedikit orang bilang kita mirip banget. Kecilnya dia ini tomboy, gue-nya ganjen kayak sesajen *lah, emang gue leak?!* Tapi semakin gede, gue semakin skater boy, dia semakin nyewek *ganggu bahasanya* Maksudnya makin dandan ala cewek, gitu. Dari dulu dia ini selalu sekongkol sama kakak cowo gue, Jason, buat jadiin gue bahan isengan. Fix, gue selalu jadi yang tersiksa, secara gue paling kecil juga dari bertiga. We practically grew up together, sempet satu SMP bareng dan apa-apa selalu bareng, dari dateng sekolah, pulang sekolah, bolos sekolah, you name it. Sampe setiap kali kalo mau bilang goodbye, kita bilangnya, "See you in less than 24 hours." Karena ya emang kita selalu di bawah 24 jam pasti udah ketemu lagi. Hubungan kita se-intens itu memang *serasa wawancara acara gossip*

Dari dulu dia emang dikenal sebagai orang yang bisa meramaikan suasana. Bukan meramaikan suasana dengan cara lari-lari keliling ruangan bawa petasan, tapi maksudnya selalu seru kalo dia ada disitu. Nah, dari dulu, dia sama kakak cowo gue suka acting ala-ala pembawa acara atau penyiar radio gitu. Secara, setiap pagi pasti dengernya Dagienkz-Desta, jadi mereka memang punya obsesi tersembunyi. Ternyata, kebawa dooong sampe gede. Pas ada opening kalo Prambors buka audisi penyiar, mereka dateng audisi. Kalo audisinya bawa ayam hamil mungkin udah bisa bikin omelette. Aseli. Itu lamaaaaa banget. Gue ceritanya lagi gak mood, jadi gak mau ikutan, cuma Titin dan Jason aja.

Ini salah satu proses audisi yang mereka ikutin...

Singkat cerita, dua-duanya gagal. Udah mikir kalo mereka mungkin bukan ditakdirkan jadi penyiar. Tau-taunya... Salah satu kandidat yang akan di training mengundurkan diri dan Titin dapet wildcard! Wildcard itu kesempatan di luar keputusan awal buat manggil salah satu orang yang udah gugur. Rumah Titin itu di Utara, tapi kantor radionya di Selatan, mana Titin udah mau praktek kerja karena hampir selesai kuliah pula. Galau deh dia menentukan pilihan. Tapi karena salah satu passion dia adalah jadi penyiar, akhirnya dia jalanin passion-nya.

Dari nge-MC bareng di sekolah lama dengan bayaran molen, sampe dapetin tiket gratis Java Jazz, Titin emang selalu bawa keberuntungan. Dia tau dari Utara ke Selatan tempat-tempat yang jual barang termurah, makanan paling enak (dan murah pastinya!), makanya paling enak kemana-mana sama dia. Ujan-ujanan di Dufan sampe nyeker, ke Bandung baru pulang jam 3 subuh, dari nangis, ketawa, berenang, pipis di kolam renang, mandi, semua udah ngerasain bareng deh. Dia juga belom pernah pacaran, makanya gue betah jomblo karena emang kita santai ngejalanin hidup percintaan. Tapi dia selalu dengerin gue kalo gue ngeluh, nangis-nangis sambil curhat, terus makan-makan lagi jadi happy lagi. Dia juga selalu manggil "Dede" dan karena dia manggil-manggil itu, semua orang jadi manggil gue "Dede" juga... Bawaan orok. Saking sehatinya, baru-baru ini gue tau kalo kita ga sengaja kebeli jaket kulit samaan. Dari semua brand di mall, warna jaket apapun, masa bisa sama? Gue sendiri aja serem.

Susah ya kalo jam terbangnya udah tinggi, udah ada hater dong sodara gue ini. Masa Facebook-nya di hack. Jadi kalo kalian cari Titin di Facebook, nama webnya facebook.com/asr.teguh, tapi username di web page nya itu bukan menandakan Titin cowo yang menjelma jadi cewe, tapi emang dia sempet di hack Facebooknya.




Gue belajar banyak sama dia. Ikutin passion lo dan selalu bersyukur. Gue percaya Tuhan selalu kasih hal-hal yang lebih dari yang kita pikirin. And guess what... Dreams really do come true :')



I love you full, Iting.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS