Irreplaceable

Kata orang, moving on adalah hal yang sulit dalam hal cinta-cintaan. Gue menemukan sesuatu yang lebih sulit diterima dalam hal beginian-- being replaced.

Lihat tempat kita dulu ditempatin sama orang lain emang gak asik. Contohnya bisa beragam sebenernya. Misalnya, dengan kehadiran seorang adik di tengah keluarga aja kadang kita jadi merasa 'tergeser' posisinya. Atau orang yang lebih pinter di kelas bikin kita bukan menjadi favorit guru. Atau mungkin orang yang kita sayang menemukan seseorang yang baru. Semuanya membuktikan kalo kita pengen dianggep, mean something to someone. Ya emang, maybe the things that happened made it impossible for you to stay, tapi tetep aja gak rela liat dia sama orang lain. It's sad to see them find happiness when you just lost your own.

Manusiawi sih sebenernya, manusia selain pengen dicintai kan dia harus mencintai, hukum alam yang ga bisa dilawan. Menjadi seseorang yang berarti buat orang lain mungkin salah satu keinginan terdalam kita. Dimana kita bisa buat hari-harinya bahagia, even if it means doing nothing with them. Yang disayangkan adalah saat kita masih bersedia memberikan semua yang kita punya, tapi dia udah gak lagi membutuhkannya, atau ada orang yang lebih baik yang bisa menawarkan yang kita ga bisa tawarkan. Hanya karena ada seseorang yang akan selalu lebih baik, bukan jadi alesan kita berhenti mencintai seseorang. Gue percaya akan ada satu orang yang ga akan bisa menggantikan elo, karena dia sadar sepenuhnya kalo elo tak tergantikan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment