Pasrah

Sekarang tubuh sudah mulai melemas, otak terlalu lelah. Terlalu banyak tekanan. Satu-satunya orang yang bisa membuat ini semua berakhir hanya bisa melihat dari kejauhan, bicara tanpa keinginan untuk membuat semua menjadi lebih baik. Dan akupun terdiam...

Ah, ah, kan, emo lagi deh, Nad... 

Minggu ini, jujur, berat. Banyak dilemma yang dialemin, tapi bukan dilemma yang biasa aja, ini udah dilemma kelas berat, bisa dibilang penentu hidup dan mati. Jadi maunya gimana, apa, dan dimana??? 

AAAAARRRGGGGGHHH :(:(:(

Bukannya mau pesimis juga, tapi di saat-saat seperti ini adalah saat paling sulit melihat titik terang dalam segala sesuatu, dan jujur bikin gua jadi males mau ngapa-ngapain. Inspirasi gak ada, pencerahan boro-boro. 

Apalagi kontes Clean and Clear. Mari saya buang jauh-jauh ke laut.

*Cuuuuuu.....* (melayang di udara)
*Jederrrrr...* (sampai ke permukaan bumi) 

Udah lah, selesaiin aja blog nya, Nad. Gak guna. 

Salam cinta dari si Domba Betina

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment